Minggu, 04 Juni 2017

ANALISIS PESAING



MAKALAH

ANALISIS PESAING

Diajukan Untuk Memenuhi dan Melengkapi Tugas
Pada Mata Kuliah Kewirausahaan

Dosen Pengampu: Ambariyani, M.E.Sy





Disusun Oleh

ABI WISNU BAIDILAH

FAKULTAS SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM
PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH


INSTITUT AGAMA ISLAM MA’ARIF (IAIM) NU
METRO-LAMPUNG
2016


KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum.Wr.Wb
Puji syukur yang tak terkira ke hadirat Allah SWT. yang telah  memberikan  kasih dan kemudahan-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Makalah yang berjudul “Analisis Pesaingini tanpa ada suatu halangan tertentu.
Dalam penyusunan makalah ini, penulis banyak sekali mendapat bimbingan ataupun saran serta kritik yang membangun dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini jauh dari sempurna adanya kekurangan dan kejanggalan didalam penulisan karena keterbatasan pengetahuan yang penulis miliki, oleh karena itu saran dan kritik sangat penulis harapkan demi kesempurnaan.
Akhirnya semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Metro,  Desember 2016




Penyusun

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.......................................................................................    i
KATA PENGANTAR.....................................................................................    ii
DAFTAR ISI....................................................................................................    iii
BAB I    PENDAHULUAN............................................................................... 1
A.    Latar Belakang Masalah................................................................. 1
B.     Rumusan Masalah........................................................................... 1
C.     Tujuan Penulisan............................................................................. 1
BAB II   PEMBAHASAN.................................................................................. 2
A.    Pengertian Pesaing.......................................................................... 2
B.     Identifikasi Pesaing........................................................................ 4
C.     Menentukan Sasaran Pesaing.......................................................... 4
D.    Identifikasi Strategi Pesaing........................................................... 5
BAB III KESIMPULAN.................................................................................... 10
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 11



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Dalam dunia bisnis persaingan pasti ada, entah itu bersaing dengan sehat ataupun persaingan yang tidak sehat. Banyak pengusaha yang menganggap bahwa pesaing adalah sebagai musuh, tapi menurut penulis pesaing adalah mitra karena dengan adanya pesaing maka prodak yang dihasilkan suatu perusahaan menjadi lebih baik. Hal ini disebabkan karena antara perusahaan yang satu dengan yang lain, berlomba-lomba membuat produk yang berkualitas sehingga tidak kalah dengan perusahaan lain yang pada akhirnya akan menarik perhatian costemer untuk membeli produk tersebut.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian pesaing?
2.      Bagaimana mengidentifikasi pesaing?
3.      Bagaimana menentukan sasaran pesaing?
4.      Bagaimana mengidentifikasi strategi pesaing?

C.    Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui pengertian pesaing.
2.      Untuk mengetahui mengidentifikasi pesaing.
3.      Untuk mengetahui menentukan sasaran pesaing.
4.      Untuk mengetahui mengidentifikasi strategi pesaing.


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Pesaing
Pesaing adalah perusahaan yang menghasilkan atau menjual barang dan jasa yang sama atau mirip dengan produk yang ditawarkan. Dalam dunia persaingan, tugas utama pengusaha adalah menggaet pelanggan sebanyak mungkin, baik pelanggan baru maupun pelanggan lama, dan juga bagaimana cara mematikan laju perkembangan pesaing. Dengan demikian, dalam menjalankan strategi perusahaan yang kompetitif, seorang pengusaha diharapkan untuk terus menerus mengetahui dan memantau setiap gerak-gerik pesaing.[1]
Kualitas manusia akan meningkat akibat adanya persaingan yang sehat. Manusia pesaing adalah orang - orang yang secara sadar berlatih dan bekerja keras untuk bersaing dan memenang-kan persaingan itu. Persaingan yang tidak terkendali dalam jalan positif akan menimbulkan perpecahan bahkan peperangan yang menciptakan banyak korban baik jiwa maupun harta. Banyak ajaran dan nilai spiritual yang mengajarkan manusia untuk hidup rukun dan damai tanpa menciptakan kekerasan yang merugikan, tetapi sejarah manusia telah mencatat, bahwa manusia adalah pencipta kekerasan dan manusia memiliki karakter untuk membangun dan sekaligus menghancurkan. Persaingan telah menciptakan ego dan ketahanan diri untuk selalu survive dalam kehidupan yang keras ini.
Hal-hal yang perlu diketahui dari pesaing dan terus-menerus kita pantau adalah produk pesaing, baik mutu kemasan, label, atau lainnya. Kita bandingkan kelebihan produk yang dimiliki pesaing berikut kelemahan yang dimilikinya dengan produk kita. Di samping itu, pengusaha juga harus mampu menangkap peluang yang ada di pasar sebelum ditangkap pesaing. Seorang pengusaha diharapkan mampu menciptakan peluang-peluang baru. Namun, pengusaha juga harus waspada terhadap setiap ancaman yang ada sekarang dan di masa yang akan datang. Ancaman yang dilakukan pesaing dapat secara langsung menyerang kita atau secara pelan-pelan (bergerilya).
Hal-hal yang perlu diketahui dari pesaing adalah tentang:
1.      kelengkapan, mutu, desain dan bentuk produk;
2.      harga yang ditawarkan;
3.      saluran distribusi atau lokasi cabang yang dimiliki;
4.      promosi yang dijalankan;
5.      rencana kegiatan pesaing ke depan.
Untuk memantau kegiatan pemasaran pesaing terdapat istilah analisis pesaing. Kegiatan ini meliputi:
a.       Mengidentifikasikan pesaing;
b.      Menentukan sasaran pesaing;
c.       Identifikasi strategi pesaing;
d.      Analisis kekuatan dan kelemahan pesaing;
e.       Identifikasi reaksi pesaing; dan
f.       Strategi menghadapi pesaing.[2]
Dari kegiatan ini akan dapat diketahui:
1.      Siapa pesaing kita;
2.      Apa sasaran yang ingin mereka capai;
3.      Bagaimana strategi yang mereka lakukan;
4.      Apa dan di mana kekuatan dan kelemahan pesaing;
5.      Bagaimana pola reaksi mereka;
6.      Siapa-siapa saja yang perlu diserang lebih dahulu;
7.      Bagaimana cara menyerangnya;
8.      Pesaing mana yang harus dihindari lebih dulu.[3]
Dengan kata lain, analisis pesaing berfungsi untuk membuat peta persaingan yang ada sekarang dan di masa yang akan datang. Untuk lebih jelasnya, gambaran mengenai proses analisis pesaing dapat dilihat dalam skema berikut ini.

B.     Identifikasi Pesaing
Untuk mengetahui jumlah dan jenis pesaing Beserta kekuatan dan kelemahan yang mereka miliki, perusahaan perlu membuat peta persaingan yang lengkap. Pembuatan peta persaingan yang digunakan untuk melakukan analisis pesaing memerlukan langkah-langkah yang tepat. Langkah-langkah ini perlu dilakukan agar analisis pesaing tepat sasaran dan tidak salah arah. Langkah yang pertama yang perlu dilakukan perusahaan adalah dengan Identifikasi seluruh pesaing yang ada. Langkah ini perlu dilakukan agar kita mengetahui secara utuh kondisi pesaing kita. Dengan demikian, memudahkan kita untuk menetapkan langkah selanjutnya. Identifikasi pesaing meliputi hal-hal berikut:
1.        Jenis Produk yang ditawarkan
2.        Melihat besarnya pasar yang dikuasai
3.        Identifikasi peluang dan ancaman
4.        Identifikai keunggulan dan kelemahan[4]

C.    Menentukan Sasaran Pesaing
Sebagaimana dijelaskan di awal pesaing terdiri dari dua jenis yaitu pesaing terdekat dan pesaing jauh. Pesaing terdekat adalah perusahaan yang sama atau prusahaan yang memiliki produk sejenis, untuk bank misalnya bank umum, BPR, bank syariah, atau bank asing. Sementari itu, pesaing jauh adalah perusahaan yang memilki produk yang mirip. Sebagai contoh, pesaing yang memiliki produk yang kegiatanya memiliki kesamaan dengan bank seperti asuransi, pos giro, pegadaian, leasing, koperasi simpan pinjam, money changer  atau dana pensiun
Jika sasarannya untuk memperbesar pasar, kita perlu mengetahui apakah pertumbuhan market share yang di milki cukup besar. Biasanya meningkatkan market share dapat di lakuakn dengan promosi yang cukup gencar dengan di imbnagi pembukaan cabang baru yang gencar pula.
Pengkatan mutu produk bertujuan untuk menggaet pelanggan milik pesaing. Peningkatan mutu produk ini dapat di lakuakn dengan memberikan berbagai kelebihan, baik pelayanan atau kelebihan lainya. Misalnya, produk plus, bunga yang kompetitif, frekuensi penarikan, jumlah jaringan, atau teknologi yang di milki.

D.    Identifikasi Strategi Pesaing
Tujuan perusahaan dalam menjalankan usaha atau bisnis adalah untuk menetapkan persaingan. Oleh karena itu, setiap perusaan memiliki Strategi tersendiri untuk mematikan lawannya. Semakin ketat persaingan untuk mematikan atau perlemahan lawan selalu di lakukan. Siapa yang lengah akan terkena dampaknya.[5]
Oleh karena itu, perusahaan harus pandai memulai dan mengakhiri.Berbagai strategi dapat di jalankan oleh oleh pesaing. Secara umum strategi-strategi-strategi tersebut adalah sebagai berikut.
1.      Strategi menyerang pesaing yang lemah lebih dahulu, artinya menyerang perusahaan yang di anggap lemah baik dalam teknologi, jaringan, ataupun modal
2.      Pesaingan lengsung menyerang lawan yang kuat, penyerang secar langsung terhadap  kelemahan yang di miliki lawannya.
3.      Strategi grilya, yaitu  Strategi yang di lakukan pesaingan denga menembak dan lari
4.      Bertahan terhadap setiap serangan yang di lakukan lawan atau engimbangi serangan yang di lakukan lawan.[6]




BAB III
KESIMPULAN

Pesaing adalah perusahaan yang menghasilkan atau menjual barang dan jasa yang sama atau mirip dengan produk yang ditawarkan. Dalam dunia persaingan, tugas utama pengusaha adalah menggaet pelanggan sebanyak mungkin, baik pelanggan baru maupun pelanggan lama, dan juga bagaimana cara mematikan laju perkembangan pesaing. Dengan demikian, dalam menjalankan strategi perusahaan yang kompetitif, seorang pengusaha diharapkan untuk terus menerus mengetahui dan memantau setiap gerak-gerik pesaing.
Identifikasi pesaing meliputi hal-hal berikut:
1.        Jenis Produk yang ditawarkan
2.        Melihat besarnya pasar yang dikuasai
3.        Identifikasi peluang dan ancaman
4.        Identifikai keunggulan dan kelemahan
Secara umum strategi-strategi-strategi tersebut adalah sebagai berikut.
1.      Strategi menyerang pesaing yang lemah lebih dahulu, artinya menyerang perusahaan yang di anggap lemah baik dalam teknologi, jaringan, ataupun modal
2.      Pesaingan lengsung menyerang lawan yang kuat, penyerang secar langsung terhadap  kelemahan yang di miliki lawannya.
3.      Strategi grilya, yaitu  Strategi yang di lakukan pesaingan denga menembak dan lari
4.      Bertahan terhadap setiap serangan yang di lakukan lawan atau engimbangi serangan yang di lakukan lawan.


DAFTAR PUSTAKA

Daryanto. 2012. Pendidikan Kewirausahaan. Yogyakarta: Gava Media.


Kasmir. 2013. Kewirausahaan. Jakarta: Rajawali Pers.

Rahmayanty, Nina. 2013. Manajemen Pelayanan Prima. Yogyakarta: Graha Ilmu

Suwarsi, Sri. 2003. Dasar-Dasar Kewirausahaan. Surakarta : UNS Press


[1] Daryanto, Pendidikan Kewirausahaan ( Yogyakarta: Gava Media. 2012) hlm. 73
[2] Nina Rahmayanty, Manajemen Pelayanan Prima,  (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2013), hal.11
[3] Ibid., hlm. 74
[5] Sri Suwarsi, Dasar-Dasar Kewirausahaan, (Surakarta : UNS Press, 2003), hal. 15
[6] Kasmir,Kewirausahaan, (Jakarta: Rajawali Pers, 2013), hal. 284-285

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SEJARAH PERADABAN ISLAM

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Masalah Sejarah peradaban islam mempunyai dua konsep. Pertama, sejarah memberikan pem...