MAKALAH
ANALISIS PESAING
Diajukan
Untuk Memenuhi dan Melengkapi Tugas
Pada
Mata Kuliah Kewirausahaan
Dosen Pengampu: Ambariyani, M.E.Sy

Disusun Oleh
ABI WISNU BAIDILAH
FAKULTAS SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM
PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH
INSTITUT AGAMA ISLAM MA’ARIF (IAIM) NU
METRO-LAMPUNG
2016
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum.Wr.Wb
Puji syukur yang tak terkira ke hadirat Allah
SWT. yang telah memberikan kasih dan kemudahan-Nya, sehingga penulis
dapat menyelesaikan Makalah yang berjudul “Analisis Pesaing” ini tanpa ada suatu halangan
tertentu.
Dalam penyusunan makalah ini, penulis banyak
sekali mendapat bimbingan ataupun saran serta kritik yang membangun dari
berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan
makalah ini jauh dari sempurna adanya kekurangan dan kejanggalan didalam
penulisan karena keterbatasan pengetahuan yang penulis miliki, oleh karena itu
saran dan kritik sangat penulis harapkan demi kesempurnaan.
Akhirnya semoga makalah ini dapat bermanfaat
bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.
Wassalamu’alaikum
Wr. Wb.
Metro, Desember 2016
Penyusun
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL....................................................................................... i
KATA PENGANTAR..................................................................................... ii
DAFTAR ISI.................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................... 1
A.
Latar Belakang
Masalah................................................................. 1
B. Rumusan
Masalah........................................................................... 1
C.
Tujuan Penulisan............................................................................. 1
BAB II PEMBAHASAN.................................................................................. 2
A.
Pengertian Pesaing.......................................................................... 2
B.
Identifikasi Pesaing........................................................................ 4
C. Menentukan Sasaran Pesaing.......................................................... 4
D.
Identifikasi Strategi Pesaing........................................................... 5
BAB III KESIMPULAN.................................................................................... 10
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 11
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Dalam dunia bisnis persaingan
pasti ada, entah itu bersaing dengan sehat ataupun persaingan yang tidak sehat.
Banyak pengusaha yang menganggap bahwa pesaing adalah sebagai musuh, tapi
menurut penulis pesaing adalah mitra karena dengan adanya pesaing maka prodak
yang dihasilkan suatu perusahaan menjadi lebih baik. Hal ini disebabkan karena
antara perusahaan yang satu dengan yang lain, berlomba-lomba membuat produk
yang berkualitas sehingga tidak kalah dengan perusahaan lain yang pada akhirnya
akan menarik perhatian costemer untuk membeli produk tersebut.
B. Rumusan
Masalah
1. Apa pengertian pesaing?
2. Bagaimana mengidentifikasi
pesaing?
3. Bagaimana menentukan sasaran
pesaing?
4. Bagaimana mengidentifikasi
strategi pesaing?
C. Tujuan
Penulisan
1. Untuk mengetahui pengertian
pesaing.
2. Untuk mengetahui mengidentifikasi
pesaing.
3. Untuk mengetahui menentukan
sasaran pesaing.
4. Untuk mengetahui mengidentifikasi
strategi pesaing.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Pesaing
Pesaing adalah perusahaan yang
menghasilkan atau menjual barang dan jasa yang sama atau mirip dengan produk
yang ditawarkan. Dalam dunia persaingan, tugas utama pengusaha adalah menggaet
pelanggan sebanyak mungkin, baik pelanggan baru maupun pelanggan lama, dan juga
bagaimana cara mematikan laju perkembangan pesaing. Dengan demikian, dalam
menjalankan strategi perusahaan yang kompetitif, seorang pengusaha diharapkan
untuk terus menerus mengetahui dan memantau setiap gerak-gerik pesaing.[1]
Kualitas
manusia akan meningkat akibat adanya persaingan yang sehat. Manusia pesaing
adalah orang - orang yang secara sadar berlatih dan bekerja keras untuk
bersaing dan memenang-kan persaingan itu. Persaingan yang tidak terkendali
dalam jalan positif akan menimbulkan perpecahan bahkan peperangan yang
menciptakan banyak korban baik jiwa maupun harta. Banyak ajaran dan nilai
spiritual yang mengajarkan manusia untuk hidup rukun dan damai tanpa
menciptakan kekerasan yang merugikan, tetapi sejarah manusia telah mencatat,
bahwa manusia adalah pencipta kekerasan dan manusia memiliki karakter untuk
membangun dan sekaligus menghancurkan. Persaingan telah menciptakan ego dan
ketahanan diri untuk selalu survive dalam kehidupan yang keras ini.
Hal-hal yang perlu diketahui dari pesaing
dan terus-menerus kita pantau adalah produk pesaing, baik mutu kemasan, label,
atau lainnya. Kita bandingkan kelebihan produk yang dimiliki pesaing berikut
kelemahan yang dimilikinya dengan produk kita. Di samping itu, pengusaha juga
harus mampu menangkap peluang yang ada di pasar sebelum ditangkap pesaing.
Seorang pengusaha diharapkan mampu menciptakan peluang-peluang baru. Namun,
pengusaha juga harus waspada terhadap setiap ancaman yang ada sekarang dan di
masa yang akan datang. Ancaman yang dilakukan pesaing dapat secara langsung
menyerang kita atau secara pelan-pelan (bergerilya).
Hal-hal yang perlu diketahui dari pesaing
adalah tentang:
1. kelengkapan, mutu, desain dan bentuk produk;
2. harga yang ditawarkan;
3. saluran distribusi atau lokasi cabang yang dimiliki;
4. promosi yang dijalankan;
5. rencana kegiatan pesaing ke depan.
Untuk memantau kegiatan pemasaran pesaing terdapat
istilah analisis pesaing. Kegiatan ini meliputi:
a. Mengidentifikasikan pesaing;
b. Menentukan sasaran pesaing;
c. Identifikasi strategi pesaing;
d. Analisis kekuatan dan kelemahan pesaing;
e. Identifikasi reaksi pesaing; dan
f. Strategi menghadapi pesaing.[2]
Dari
kegiatan ini akan dapat diketahui:
1. Siapa pesaing kita;
2. Apa sasaran yang ingin mereka capai;
3. Bagaimana strategi yang mereka lakukan;
4. Apa dan di mana kekuatan dan kelemahan pesaing;
5. Bagaimana pola reaksi mereka;
6. Siapa-siapa saja yang perlu diserang lebih dahulu;
7. Bagaimana cara menyerangnya;
8. Pesaing mana yang harus dihindari lebih dulu.[3]
Dengan kata lain, analisis pesaing berfungsi untuk
membuat peta persaingan yang ada sekarang dan di masa yang akan datang. Untuk
lebih jelasnya, gambaran mengenai proses analisis pesaing dapat dilihat dalam
skema berikut ini.
B. Identifikasi
Pesaing
Untuk mengetahui jumlah dan jenis pesaing Beserta
kekuatan dan kelemahan yang mereka miliki, perusahaan perlu membuat peta
persaingan yang lengkap. Pembuatan peta persaingan yang digunakan untuk
melakukan analisis pesaing memerlukan langkah-langkah yang tepat.
Langkah-langkah ini perlu dilakukan agar analisis pesaing tepat sasaran dan
tidak salah arah. Langkah yang pertama yang perlu dilakukan perusahaan adalah
dengan Identifikasi seluruh pesaing yang ada. Langkah ini perlu dilakukan agar
kita mengetahui secara utuh kondisi pesaing kita. Dengan demikian, memudahkan
kita untuk menetapkan langkah selanjutnya. Identifikasi pesaing meliputi
hal-hal berikut:
1.
Jenis
Produk yang ditawarkan
2.
Melihat
besarnya pasar yang dikuasai
3.
Identifikasi
peluang dan ancaman
4.
Identifikai
keunggulan dan kelemahan[4]
C. Menentukan
Sasaran Pesaing
Sebagaimana
dijelaskan di awal pesaing terdiri dari dua jenis yaitu pesaing terdekat dan
pesaing jauh. Pesaing terdekat adalah perusahaan yang sama atau prusahaan yang
memiliki produk sejenis, untuk bank misalnya bank umum, BPR, bank syariah, atau
bank asing. Sementari itu, pesaing jauh adalah perusahaan yang memilki produk
yang mirip. Sebagai contoh, pesaing yang memiliki produk yang kegiatanya
memiliki kesamaan dengan bank seperti asuransi, pos giro, pegadaian, leasing,
koperasi simpan pinjam, money changer atau dana pensiun
Jika
sasarannya untuk memperbesar pasar, kita perlu mengetahui apakah pertumbuhan
market share yang di milki cukup besar. Biasanya meningkatkan market share
dapat di lakuakn dengan promosi yang cukup gencar dengan di imbnagi pembukaan
cabang baru yang gencar pula.
Pengkatan
mutu produk bertujuan untuk menggaet pelanggan milik pesaing. Peningkatan mutu
produk ini dapat di lakuakn dengan memberikan berbagai kelebihan, baik
pelayanan atau kelebihan lainya. Misalnya, produk plus, bunga yang kompetitif,
frekuensi penarikan, jumlah jaringan, atau teknologi yang di milki.
D. Identifikasi
Strategi Pesaing
Tujuan perusahaan dalam menjalankan usaha
atau bisnis adalah untuk menetapkan persaingan. Oleh karena itu, setiap
perusaan memiliki Strategi tersendiri untuk mematikan lawannya. Semakin ketat
persaingan untuk mematikan atau perlemahan lawan selalu di lakukan. Siapa yang
lengah akan terkena dampaknya.[5]
Oleh karena itu, perusahaan harus pandai
memulai dan mengakhiri.Berbagai strategi dapat di jalankan oleh oleh pesaing.
Secara umum strategi-strategi-strategi tersebut adalah sebagai berikut.
1. Strategi menyerang pesaing yang
lemah lebih dahulu, artinya menyerang perusahaan yang di anggap lemah baik
dalam teknologi, jaringan, ataupun modal
2. Pesaingan lengsung menyerang lawan
yang kuat, penyerang secar langsung terhadap
kelemahan yang di miliki lawannya.
3. Strategi grilya, yaitu Strategi yang di lakukan pesaingan denga
menembak dan lari
4. Bertahan terhadap setiap serangan
yang di lakukan lawan atau engimbangi serangan yang di lakukan lawan.[6]
BAB III
KESIMPULAN
Pesaing
adalah perusahaan yang menghasilkan atau menjual barang dan jasa yang sama atau
mirip dengan produk yang ditawarkan. Dalam dunia persaingan, tugas utama
pengusaha adalah menggaet pelanggan sebanyak mungkin, baik pelanggan baru
maupun pelanggan lama, dan juga bagaimana cara mematikan laju perkembangan
pesaing. Dengan demikian, dalam menjalankan strategi perusahaan yang
kompetitif, seorang pengusaha diharapkan untuk terus menerus mengetahui dan
memantau setiap gerak-gerik pesaing.
Identifikasi pesaing
meliputi hal-hal berikut:
1.
Jenis
Produk yang ditawarkan
2.
Melihat
besarnya pasar yang dikuasai
3.
Identifikasi
peluang dan ancaman
4.
Identifikai
keunggulan dan kelemahan
Secara umum strategi-strategi-strategi tersebut adalah
sebagai berikut.
1. Strategi menyerang pesaing yang
lemah lebih dahulu, artinya menyerang perusahaan yang di anggap lemah baik
dalam teknologi, jaringan, ataupun modal
2. Pesaingan lengsung menyerang lawan
yang kuat, penyerang secar langsung terhadap
kelemahan yang di miliki lawannya.
3. Strategi grilya, yaitu Strategi yang di lakukan pesaingan denga
menembak dan lari
4. Bertahan terhadap setiap serangan
yang di lakukan lawan atau engimbangi serangan yang di lakukan lawan.
DAFTAR PUSTAKA
Daryanto. 2012. Pendidikan Kewirausahaan. Yogyakarta: Gava Media.
http://dstar966.blogspot.com/2013/12/strategi-pemasaran-dan-analisis-pesaing.html diakses pada tanggal 18
april 2015, 15:32
Kasmir. 2013. Kewirausahaan. Jakarta:
Rajawali Pers.
Rahmayanty,
Nina. 2013. Manajemen Pelayanan Prima. Yogyakarta: Graha Ilmu
Suwarsi, Sri.
2003. Dasar-Dasar Kewirausahaan. Surakarta : UNS Press
[1] Daryanto, Pendidikan Kewirausahaan ( Yogyakarta: Gava Media. 2012) hlm.
73
[2]
Nina
Rahmayanty, Manajemen Pelayanan Prima, (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2013), hal.11
[3] Ibid., hlm. 74
[4] http://dstar966.blogspot.com/2013/12/strategi-pemasaran-dan-analisis-pesaing.html diakses pada tanggal 18 april 2015,
15:32
[6] Kasmir,Kewirausahaan,
(Jakarta: Rajawali Pers, 2013), hal. 284-285
Tidak ada komentar:
Posting Komentar